Wednesday, October 12, 2011

Dukung Komodo

Pulau Komodo (REUTERS/Beawiharta)

Dukungan Pulau Komodo menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia terus disuarakan tokoh masyarakat di Indonesia.

Kali ini, ajakan itu datang dari anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, Diaz Gwijangge. Anggota dewan asal Papua ini mengajak masyarakat mendukung Pulau Komodo menjadi New 7 Wonders of Nature versi New Seven Wonders Foundation yang berpusat di Zurich, Swiss.

"Caranya sederhana. Mayarakat pengguna handphone mengetik kata KOMODO dan mengirim ke 9818. Tarifnya seribu rupiah per SMS," ujar Diaz Gwijangge di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2011.

Anggota DPR yang membidangi pariwisata ini bangga dengan dukungan masyarakat Indonesia dan dunia internasional. Karena, melalui polling yang ketat, dan pada 7 Juli 2009 lalu, pulau Komodo masuk dalam 77 nominasi yang lolos untuk tahap berikutnya.

"Masyarakat Indonesia dan dunia internasional tahu bahwa Pulau Komodo yang menjadi satu-satunya daerah tempat tinggal binatang purba di dunia. Tak ada lagi di tempat lain di belahan bumi manapun," kata anggota DPR dari Partai Demokrat ini.

Senada dengan Diaz, ajakan juga datang dari anggota Komisi X DPR Jefirston Riwu Koreh. "Dalam berbagai rapat dengan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, saya selalu meminta Pak Menteri agar kampanye terhadap Pulau Komodo terus ditingkatkan," katanya.

Masyarakat juga diminta memberikan dukungan riil dengan mengirim SMS sebanyak-banyaknya, agar Pulau Komodo keluar sebagai salah satu pemenang.

Anggota DPR asal NTT ini juga mengapresiasi upaya dan kerja keras duta komodo, Jusuf Kalla yang selama ini mempromosikan pulau Komodo. Apalagi, katanya, kehadiran mantan Wakil Presiden itu di Pulau Komodo beberapa waktu lalu, telah menunjukkan komitmen dan kecintaannya terhadap Pulau Komodo.

Kampanye untuk menjadikan Pulau Komodo sebagai satu dari tujuh keajaiban dunia terus dikampanyekan oleh Pendukung Pemenangan Komodo. Bahkan, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla pun direkrut menjadi duta Komodo. Padahal sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Budaya dan Pariwisata telah menarik diri sebagai pihak penyelenggara dan menarik pulau Komodo dari finalis New 7 Wonders.

Sikap pemerintah ini bertolak belakang dengan sejumlah tokoh, yang secara terang-terangan mendukung pulau Komodo menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia.

Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menyatakan ikut mendukung jagoan Indonesia, Pulau Komodo dalam ajang New 7 Wonders.

"Kita sudah mendukung semua agar Komodo masuk ke tujuh keajaiban dunia. Pak Jusuf Kalla juga sudah bagus menjadi Duta Komodo, saya kira bagus," kata dia di Gedung MK, Jakarta, Kamis malam 6 Oktober 2011




sumber
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...