Monday, December 19, 2011

Rafid Topan, Pebalap Indonesia yang berjaya di Asia

 
YAMAHA INDONESIA Pebalap Indonesia, Rafid Topan (tengah), saat naik podium di Losail.

Pebalap Yamaha, Rafid Topan, berjaya di Kejuaraan Asia Road Racing Championship (AARC) 2011 dengan menjuarai kelas underbone 115 cc. Ini adalah gelar perdana Topan di ajang tersebut setelah tahun lalu berada di peringkat ketiga.


Setelah menyelesaikan 6 seri AARC dengan penutupnya di sirkuit Losail, Qatar, Sabtu (17/12/11), Rafid (Yamaha CKJ TJM Racing) berada di puncak klasemen akhir mengemas poin 261, berselisih 75 poin di atas pebalap Indonesia lainnya, Hadi Wijaya, yang membela tim Kawasaki NHK Rextor Manual Tech dan 154 poin dengan pebalap Malaysia dari tim Harian Metro Y-TEQ SCK Honda Racing, Md Affendi Rosli. Peringkat keempat hingga delapan dikuasai pebalap-pebalap Yamaha termasuk rekan setim Rafid, Ahmad Afif Amran, di posisi kelima.

Dominasi Topan dalam enam seri gelaran AARC tahun ini layak mengganjarnya gelar juara. Pebalap berusia 17 tahun ini meraih kemenangan manis di Sentul, Madras (India), Zhuhai (China) dan Losail. Hebatnya kemenangan tersebut diraihnya dengan menjadi yang terdepan di race 1 dan 2 pada empat seri itu.

"Topan adalah pebalap yang lahir dari Yamaha Cup Race (YCR) dan dia akan diproyeksikan ke Supersport nasional dan Asia di 2012. Ini merupakan bukti Yamaha peduli anak bangsa," ungkap Ari Wibisono, Manager Motorsport Yamaha Indonesia.

Pemilik tim Yamaha Tunggal Jaya Motor (TJM), Rudyanto Widjaja, mengatakan Topan memenuhi target juara tahun ini. "Tahun pertama pembelajaran buat Topan untuk mengenal kondisi sirkuit di Asia. Tahun kedua targetnya juara. Kejuaraan Asia ini sangat penting untuk penjenjangan pebalap ke level dunia. Tahun depan Topan fokus di Supersport 600 cc untuk persiapan ke tingkat dunia," papar Rudy.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Yamaha Indonesia yang telah memberikan dukungan sehingga dapat berkompetisi di AARC. "Kunci sukses utama kami lainnya adalah pada sektor engineer. Mekanik kami, Hawadis, mesin setingannya selalu bikin rekor di setiap sirkuit," ucap Rudy.

Sementara itu, di kelas Supersport 600 cc AARC, Doni Tata menjadi pebalap Indonesia yang meraih hasil paling bagus. Meskipun hanya berada di posisi ke-6 klasemen akhir, Doni yang membalap untuk tim Yamaha Indonesia Racing, cukup membuktikan kemampuannya berada di atas pebalap Indonesia lainnya.

Di Losail, Doni menempati posisi ke-6 di race 1 dan ke-7 di race 2. Md Zamri Baba asal Malaysia menjadi pebalap Yamaha (Petronas Yamaha Malaysia) yang meraih hasil terbaik dengan berada di tempat ketiga.




sumber
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...