Friday, March 23, 2012

Dufan Defender Film Animasi HD Pertama Karya Anak Bangsa

dufan defender di indonesiaproud wordpress com
Presdir Dreamlight World Media Eko Nugroho, Dirut PT Pembangunan Jaya Ancol Budi Karya Sumadi, Dir. Sony Music Entertainment Indonesia Toto Wijaya dan boyband Xo-IX saat peluncuran film animasi "Dufan Defender" pada 9 Maret 2012 di Atrium EX Jakarta.

Para penggemar setia Dufan dan film animasi dapat menyaksikan film animasi 3D terbaru buatan anak bangsa berjudul Dufan Defender, produksi Ancol Dreamlights, di Indosiar, mulai 18 Maret 2012 setiap hari Minggu pagi pukul 7.30 WIB.

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk bekerja sama dengan Dreamlight World Media dan Sony Music Entertainment Indonesia membuat film animasi high definition (HD) untuk layar televisi pertama di Indonesia tersebut. Film ini diharapkan bisa menjadi awal kebangkitan film animasi di tanah air.
Dufan Defender mengangkat tema tentang beberapa karakter binatang langka yang ada di Indonesia. Dufan dan kawan-kawan yang terbentuk dalam kelompok pelindung bumi, The Earth Defender, melawan panjahat-penjahat yang ingin merusak sumber daya yang ada di bumi, yaitu The Destroyer.
Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Budi Karya Sumadi menjelaskan film ini membawa pesan keberanian, ketangguhan dan kepedulian. Sekaligus diharapkan bisa menjadi tuntunan bagi anak-anak Indonesia.
“Film ini adalah film animasi HD pertama karya anak bangsa dan harapannya bisa dinikmati tidak hanya di Indonesia, tapi juga di negara lain,” kata Budi selepas peluncuran film Dufan Defender di Atrium EX Jakarta (9/3).

Awalnya, ide membuat film ini sudah ada sejak dua tahun lalu. Dalam pikirannya terlintas bagaimana menonjolkan semua karakter di Dufan, tidak hanya bisa dinikmati di Jakarta saja, tapi bisa di seluruh Indonesia bahkan dunia.
Kemudian muncul ide untuk membuat model bisnis yang mudah diekspor. Salah satunya dengan membuat film animasi berteknologi HD.
Sedangkan bila Pembangunan Jaya Ancol ingin membuat wahana serupa di kota lain atau negara lain, maka akan memerlukan investasi yang cukup besar dan waktu yang lama.
Gandeng studio film dan label musik
Untuk memudahkan proses pembuatan film yang berskala internasional, pihak PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk selaku pemegang merek wahana Ancol dan Dufan menggandeng studio film Dreamlight World Media dan Sony Music Entertainment Indonesia.
Sony Music Entertainment Indonesia menjadi distributor film ini ke mancanegara sekaligus menyertakan artis Xo-IX sebagai pembuat lagu sound Track “Dufan Defender“.
President Director Dreamlight World Media, Eko Nugroho menjelaskan film ini dibuat oleh sekitar 60 animator di dua lokasi studio, yaitu di Jakarta dan Ungaran, Jawa Tengah.
Pembuatan film itu memakan waktu sekitar enam bulan. “Sementara biaya produksi filmnya mencapai Rp 5 miliar,” kata Eko.
Film ini memang terkesan mahal karena selain menggunakan teknologi HD, film ini juga memakai skoring musik orkestra. Pihak Dreamlight World Media mengklaim idealnya skoring musik orkestra hanya dipakai untuk film layar lebar.
“Tapi di film ini sudah memakai skoring musik orkestra. Bahkan satu-satunya film animasi di Asia Tenggara yang memakai orkestra,” jelasnya.
Ekspor ke Vietnam
Dalam proses pengerjaan film, Dufan Defender ini sejak awal memang dibuat dalam versi bahasa Inggris. Pasalnya, kata Eko, film ini memang akan ditujukan untuk pasar luar negeri.
Salah satu tujuan ekspor film animasi tersebut adalah Vietnam. Di negara tersebut, sebuah stasiun televisi sudah siap menayangkan 26 episode Dufan Defender.
Sedangkan film yang terkesan futuristik ini dibuat agar menyesuaikan dengan pasar internasional dan selera pasar yang berlaku saat ini. Eko mencontohkan film-film futuristik ini, misalnya Star Wars, bakal bisa dikenang bahkan masih relevan bila dinikmati 10 tahun mendatang.
“Kita harus membuat film yang bisa dibanggakan. Tidak hanya menonton Upin Ipin saja dari negeri tetangga,” jelasnya.

Karakter The Defender dan The Destroyer
dufan the defender di indonesiaproud wordpress com
Dalam film “Dufan Defender” ini menyertakan 5 karakter The Defender yang berperan sebagai tokoh yang baik (protagonis) dan 3 karakter yang berperan sebagai tokoh yang jahat (antagonis).
Semua karakter tersebut merupakan karakter hewan-hewan langka yang ada di Indonesia. Dengan adanya film ini diharapkan juga bisa mengenalkan hewan-hewan langka di Indonesia kepada dunia.
Selain itu, karakter-karakter dalam film ini juga mencerminkan perilaku-perilaku anak yang bangsa, baik yang positif maupun negatif. Film ini mengedepankan keberanian dalam menghadapi sesuatu. “Di sini bukan mengajarkan kekerasan, tapi perjuangan,” kata Eko.
Berikut karakter The Defender.
Garin (Garuda Indonesia). Pemimpin tertinggi The Defender ini tidak diketahui asalnya, yang jelas dia telah tinggal lama bahkan membuat markas Defender di sebuah pulau di bumi. Kebenciannya pada perang memaksa dia untuk membuat team Defender yang beranggotakan Dufan, Cili, dan Kabul manakala The Destroyer berusaha untuk menginvasi bumi.
Dufan. Bekantan (kera Kalimantan) yang menjadi maskot Dufan ini menjadi anggota pertama yang direkrut menjadi Defender team, sebagai “Yang Terpilih” karena mempunyai kemampuan serta sifat seorang pemimpin yang heroik dan diangkat sebagai leader team. Dufan mempunyai kemampuan menggunakan berbagai senjata. Sifat kepemimpinan Dufan membuatnya menjadi andalan di tim Defender dalam melindungi bumi.
Kabul. Karakter Katak ini adalah sahabat karib Dufan, yang direkrut karena kemahirannya memainkan video games. Kemahirannya di video games itu membuat Kabul mempunyai kemampuan strategi pertempuran luar angkasa dan ahli dalam menembak sasaran dengan tepat. Hanya saja Kabul merupakan seorang yang penakut, dan tidak percaya diri. Terkadang sifatnya ini bikin kekacauan di Defender.
Cili. Kancil ini pandai mengutak-atik mesin. Sebagai karakter perempuan yang tangguh, Cili sedikit tomboy, tapi cerdas dan mampu menguasai dengan cepat segala macam peralatan. Cili juga mampu memunculkan kekuatan force shield.
Mimion. Makhluk mungil yang menemani Cili. Sifatnya cerdas dan setia. Mimion mempunyai kemampuan, yaitu  “membelah diri” menjadi banyak dan duplikasinya tersebut bisa diperintahkan apa saja oleh Mimion origin.
Sedangkan karakter The Destroyer:
Bije. Dia adalah pemimpin utama The Destroyer. Konon dia berasal dari planet Oroz, sebuah planet yang telah kehilangan sumber alamnya dan hampir separuh kehidupan di planetnya dikuasai oleh mesin dan robot, yang letaknya jauh sekali di luar gugusan bimasakti. Ambisinya begitu besar untuk menguasai semua sumber daya alam di seantero dunia. Hal yang kemudian menjadi awal pertempuran antara The Destroyer dan The Defender.
Kombi. Komodo yang menjadi anak buah Bije yang paling setia, karena dia lebih memilih menjadi pengikut Bije dan meninggalkan bangsanya, planet Gekon. Usianya sangat tua namun tingkahnya sangat kekanak-kanakan. Paling tidak suka disalahkan dan suka mencari-cari kesalahan orang lain.
Barus. Karakter babi hutan dengan sifat paling rakus. Meski dia berasal dari planet Dembel dan merupakan pewaris tunggal kerajaan Suma, namun belum pernah dia sedikit pun datang ke planet asalnya tersebut. Karena sejak kecil dia sudah diculik oleh Bije dan dijadikan anak buah BijeNah,
Kisahnya
Dulu ada seorang makhluk jahat bernama Bije, dari planet di sebuah galaksi yang jauh, yang berambisi menguasai dunia beserta sumber daya alamnya. Planet-planet yang mengandung sumber daya alam yang subur ingin dikuasai berikut penduduknya untuk dijadikan budak. Bersama anak buahnya, Barus dan Kombi, Bije menjelajahi semesta alam untuk mencari planet-planet yang akan dijadikan jajahan baru.
Saat melintas di atas galaksi bumi, Bije mendeteksi adanya sumber alam melimpah yang terkandung di dalamnya. Bije mengarahkan pesawat induk The Destroyer menuju ke arah bumi. Bije kemudian menyuruh Barus dan Kombi untuk mulai menginvasi bumi dengan meluncurkan pesawat-pesawat Squidfighter.
Sementara itu, di sebuah pulau di bumi, Garin yang mendapat tanda akan kedatangan musuh, segera beraksi mencari generasi-generasi muda yang akan direkrutnya menjadi pejuang pembela bumi.
Dalam pencariannya ke seluruh penjuru bumi, Garin pun bertemu dengan Dufan dan Kabul. Bukan hanya dilatih serta dibekali keahlian beladiri saja, tapi mereka juga dibekali senjata untuk melindungi diri dari serangan si jahat.
Dufan dibekali double hand saber, sedangkan Kabul dibekali senjata pistol laser dan boomerang ball. Tidak hanya itu, Dufan dan Kabul juga dibekali pesawat tempur canggih Spaceship Defender yang semuanya serba otomatis. Terbentuklah pejuang pembela Bumi, Earth Defender.
Maka dimulailah kisah perjuangan Dufan Defender untuk menyelamatkan jagad raya dari serangan dan muslihat Bije dan The Destroyer.

Lihat Video




sumber
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...