Tuesday, July 12, 2011

Air Terjun Dlundung Trawas

Air Terjun Dlundung

Puas menikmati kesejukan di Candi Jolotundo, saya kembali melanjutkan jalan-jalan saya di Trawas. Target tujuan saya berikutnya adalah Air Terjun Dlundung. Ini bukan kali pertama saya kesini karena pada akhir tahun 2009 saya sudah pernah kesini juga. Jika dulu saya kesini dengan tujuan camping selama 3 hari, sekarang ini cuma sekedar jalan-jalan saja.

Yah di Dlundung memang tidak sekedar ada air terjun saja. Bagi Anda yang doyan buat camping dan ingin merasakan indahnya alam, Anda bisa melakukannya disini. Ada beberapa tempat yang biasa digunakan untuk camping. Pertama adalah lapangan yang ada di dekat pos pembelian tiket, sedangkan yang kedua ada di atas kurang lebih 20 menit berjalan kaki dari tempat yang pertama. Tempat yang di bawah terdapat fasilitas kamar mandi dan juga terdapat warung. Kalo yang di atas cuma hutan aja yang suhunya lumayan dingin kalo malem dan tidak ada fasilitas kamar mandi. Jadi kalo kebelet ya harus rela jalan ke bawah yang lumayan jauh.

Air Terjun Dlundung berada tidak jauh dari lokasi camping yang di bawah. Kalo membawa kendaraan bisa ditempuh dalam waktu yang singkat dari pos pembelian tiket. Suasana khas pegunungan tentu saja sangat terasa. Dari tempat parkir terdapat jalan yang sudah ditata dengan rapi untuk menuju air terjun. Jangan banyangkan Air Terjun Dlundung seperti Air Terjun Grojogan Sewu yang tinggi dan memiliki aliran air yang deras.


Air Terjun Dlundung

Aliran Air Terjun Dlundung tidaklah deras, telebih lagi air terjunnya tidak tinggi. Tapi jangan salah, air terjunnya tetap tidak kalah indah dibandingkan dengan air terjun yang lain. Justru alirannya yang kecil ini yang menjadi daya tarik. Lembutnya air yang mengalir terlihat seperti kapas yang dikelilingi aneka tumbuhan di sekelilingnya. Jika Anda berniat untuk basah-basahan dan mandi di bawah air terjun juga tidak masalah karena memang tidak berbahaya. Airnya dingin banget dan segerr..

Kalo ke Dlundung di hari minggu atau hari libur sih biasanya cukup rame. Banyak pengunjung yang datang untuk pacaran. Hmmm.. Jadi di sekeliling air terjun berasa seperti tempat pacaran masal. Hehehe.. Rekomendasi saya sih kalo ke Dlundung mending jangan di hari libur. Air Terjun Dlundung itu tempatnya sempit, kalo rame banget ya siap-siap aja nggak bisa menikmati indahnya air terjun tapi menikmati indahnya orang pacaran. :D





sumber
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...