Sunday, July 24, 2011

Taman Buaya Indonesia Jaya / TBIJ



Taman Buaya adalah kompleks penangkaran buaya yang berada di daerah Serang, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Kita bisa ke sana melalui jalur pintu tol Cikarang Barat (Lippo Cikarang) ke arah kanan, menuju Jonggol, Bogor.

Penangkaran buaya ini dikenal dengan Taman Buaya Indonesia Jaya (TBIJ) atau Taman Buaya Cikarang. Jumlah buaya yang ditangkarkan kurang lebih 500 ekor, Taman Buaya Cikarang merupakan salah satu penangkaran terbesar di Asia bahkan dunia.
Selain sebagai penangkaran buaya, Taman Buaya Indonesia Jaya (TBIJ) juga sebagai sarana rekreasi alternatif, karena menyediakan tempat untuk rekreasi. Terdapat taman bermain untuk anak, sarana untuk bersantai, panggung hiburan bahkan pada hari-hari tertentu diadakan pertunjukan manusia dan buaya.
Taman Buaya Indonesia Jaya (TBIJ) tidak begitu besar. Tidak ada penunjuk jalan menuju ke sana. Jika teman-teman dari Jakarta, masuklah ke tol Cikampek, dan keluar di pintu tol Cikarang Barat. Belok ke kanan ke arah Cibarusah, sejauh kurang lebih 11 Km. Di sebelah kanan jalan posisinya.
Tiket masuk  Taman Buaya Indonesia Jaya (TBIJ) adalah Rp 12.000,- untuk dewasa, Rp 6.000 untuk anak-anak. Untuk anak-anak  yang usianya di bawah 3 tahun, ternyata digratiskan oleh penjaga tiket.
Hari atraksi adalah hari Minggu atau hari libur. Pada hari atraksi itu, ada pawang yang akan bermain-main dengan buaya di Atraksi Joko Tingkir, dan atraksi memberi makan buaya. Ditampilkan pula atraksi debus di panggung lain. Pada hari biasa, sajiannya sama saja, yaitu menonton para buaya bermalas-malasan.
Bagi Anda yang pernah mengunjungi museum reptil di TMII, atau kebun binatang Ragunan, maka koleksi buaya di Taman Buaya Indonesia Jaya (TBIJ) agak sedikit berbeda. Buaya dipertontonkan dalam jarak dekat. Hanya disekat oleh pagar setinggi sekitar 1,5 meter dengan jarak 1 meter dari kandang.
Koleksi Taman Buaya Indonesia Jaya (TBIJ) kebanyakan adalah Buaya Sumatera. Selain itu juga ada buaya Albino, Buaya Buntung, Buaya Muara, Buaya Irian, Buaya air payau dari Kalimantan dll.
Untuk wisatawan yang membawa anak, tersedia pula wahana mainan anak seperti ayunan, jungkat-jungkit, dll dengan jumlah yang cukup banyak. Tempatnya teduh dengan pepohonan yang cukup rindang, serta ada beberapa bale-bale yang bisa dipakai untuk melepas lelah. Kalau mau buah sawo, pengunjung juga bisa memetiknya gratis.
Sayang, semua fasilitas tersebut kini tampak tidak terurus dengan baik. Warna cat yang tampak di dalam areal taman kini terlihat pudar. Kesan tidak terawat begitu terasa melihat beberapa fasilitas yang ada. Hal ini mungkin sangat berhubungan dengan jumlah pengunjung yang semakin hari semakin berkurang. Sementara itu, biaya yang diperlukan untuk merawat taman, semakin bertambah.




sumber
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...