Sunday, July 10, 2011

Anthony Fokker Lahir di Indonesia

[Image: 220px-Anthony_Fokker_1912.jpg]



Anthony Herman Gerard Fokker adalah seorang pioneer di dunia penerbangan dilahirkan di Blitar, 6 April 1890. Beberapa sumber lain mencatat kelahiran Fokker adalah di Kota Kediri, Jawa Timur. Ia adalah anak dari Herman Fokker, seorang pegawai perkebunan kopi milik Belanda di daerah Nglegok Blitar. Sejak umur empat tahun Fokker kecil sudah dibawa pulang ke Negeri Belanda oleh kedua orang tuanya. Anthony tidak tamat SMA, tapi sangat terampil membuat mesin uap dan model kereta api.

Perjalanan Karir

Pada usia 20 tahun Anthony dikirim oleh ayahnya ke Jerman untuk memperdalam keahliannya dalam hal mesin mobil. Tapi, ternyata anak ini lebih cakap dan berminat pada rancang-bangun, pembuatan dan menerbangi pesawat terbang. Fokker membuat gempar seluruh Jerman pada waktu ia berhasil menciptakan pesawatnya yang pertama. Pesawat ini diberi nama “De Spin” yang dalambahasa Jerman berarti Laba-Laba (TheSpider). Sayangnya pesawat udara yang diterbangkan oleh rekannya ini mengalami kecelakaan, menabrak pohon dan rusak. Pada percobaan berikutnya, dengan pesawat buatannya yang ke dua dari jenisyang sama Fokker berhasil mendapatkan lisensi penerbangnya.

Pada tahun 1912 Fokker pindah ke Johannisthal dekat Berlin dan disitulah dia mendirikan perusahaan pertamanya, Fokker Aeroplanbau. Kemudian ia memindahkan perusahaannya ke Schwerin dan berganti nama menjadi Fokker Flugzeugwerke GmbH, dan kemudian di singkat menjadi Fokker Werke GmbH.

Saat serangan perang dunia I, pemerintah Jerman mengambil alih perusahaan tersebut dan Fokker dijadikan sebagai direktur dan bertugas merancang beberapa pesawat terbang untuk Imperial German Army Air Service (Luftstreitkräfte), termasuk yang di tangannya menjadi terkenal adalah Manfred von Richthofen (Red Baron). Ia juga mendesain synchronization gear yang membuat senapan mesin dapat ditembakkan melalui sayap propeller, hasilnya telah terbukti pada perang tersebut jerman sangat superior di udara berkat sumbangsih dari Fokker. Secara keseluruhan perusahaanya telah mengirim sekitar 700 pesawat militer ke German Air Force.

Setelah Perang Dunia I selesai pada tahun 1919, Traktat Versailles ditandatangani, di mana Jerman dilarang untuk membangun industri pesawat terbang, Ia kembali ke Belanda dan mendirikan sebuah perusahaan pesawat terbang yaitu Nederlandse Vliegtuigenfabriek (Dutch Aircraft Factory).

Tahun 1922 Anthony pindah ke Amerika Serikat dan menjadi warga negara Amerika. Di sini ia mendirikan cabang pabriknya yang ia beri nama Atlantic Aircraft Corporation. Akibat persaingan yang ketat di Amerika, kekayaan Fokker berkurang sehingga ia harus pulang ke kampung halamannya di Negeri Belanda dan menjadikan pabriknya di sana sebagai pusat kegiatan pabrik-pabriknya yang lain. Walaupun produksi pesawat untuk penumpang terus berjalan, karier Fokker agak menurun.





sumber
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...